by

Moh. Sugana Lakukan Transparansi Dana Desa Kertawinangun Kabupaten Cirebon

Cirebon, Rakyat Nusantara – Dalam permendagri No 113 tahun 2014 menjelaskan pedoman pengelolaan dana desa salah satunya adalah transparansi. Penggunaan baliho yang dilakukan oleh Kepala Desa Kertawinangun Moh. Sugana ini sebagai salah satu bentuk transparansi. Dalam mewujudkan transparansi dana desa penggunaan baliho ini dipandang lebih efektif dan efisien, sehingga warga desa kertawinangun maupun warga diluar desa kertawinangun dapat melihat program apa saja yang akan dilaksanakan di desa tersebut.

Baliho APBDES Desa Kertawinangun
Baliho APBDES Desa Kertawinangun

Selain dari pada penggunaan baliho Moh. Sugana juga melakukan sosialisasi kepada warganya melalui musyawarah desa, dengan mengundang Tokoh-tokoh masyarakat desa kertawinangun juga mengundang sebagian dari warganya. Bentuk transparansi dana desa ini bertujuan untuk menekan adanya penyelewengan dana desa dan termasuk untuk menghindari adanya kecurigaan publik dalam penggunaan dana desa. Selasa, (21/08) Desa Kertawinangun Kecamatan Kedawung kabupaten Cirebon.

“Transparansi Anggaran Dana Desa (ADD) ini sangat penting disampaikan kepada warga, baik dalam bentuk musyawarah desa maupun dalam bentuk pembuatan baliho”, papar Moh. Sugana selaku Kepala Desa Kertawinangun.

“Musyawarah desa yang dilaksanakan, selain sebagai bentuk transparansi juga bisa sebagai bentuk edukasi kepada warga akan pentingnya menjaga atas apa yang dibangun dari dana desa tersebut”, Papar Dedi selaku masyarakat sekitar.

Dalam Buku Administrasi Keuangan Desa diatur di dalam pasal 28 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa, “Dengan berlakunya peraturan ini, semua ketentuan yang mengatur mengenai pengelolaan keuangan desa khususnya lampiran pada Model Buku Adminsitrasi Keuangan Desa dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32 Tahun 2006 tentang Pedoman Administrasi Desa harus menyesuaikan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan ini.

Comment

News Feed