by

Pasar Malam Tradisi Muludan Kota Cirebon

Cirebon, rakyatnusantara.co.id – (9/11) Sudah menjadi tradisi selama bertahun-tahun dalam menyambut Kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW di Kota Cirebon,  selalu dimeriahkan dengan adanya Pasar Malam Muludan yang lokasinya berada di alun-alun Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman dan Keraton Kacirebonan. Tak lebih dari 500 pedagang yang ikut memeriahkan pasar malam muludan tersebut dari mulai pedagang mainan anak, kuliner hingga fashion disamping itu juga lebih meriah lagi dengan adanya wahana permainan seperti bianglala, kora-kora, komedi putar dan sebagainya. Pengunjungpun mencapai ribuan orang dari berbagai kota dengan berbagai tujuan, ada yang tujuannya ke Keraton melakukan wisata budaya adapula yang memang ingin berbelanja di pasar malam yang hanya dapat ditemui setahun sekali.

“Menariknya dari pasar malam muludan tersebut adalah berkumpulnya pedagang se nusantara terdiri dari berbagai suku dengan hasil produk khasnya masing-masing. Pasar malam muludan berlangsung selama satu bulan dan diperkirakan perputaran uang yang berlangsung selama satu bulan tersebut mencapai puluhan milyar rupiah, ini dikarenakan pengunjung pasar malam tersebut yang mencapai kurang lebih seribu per hari”, demikian hal ini disampaikan oleh salah satu keluarga Keraton Kasepuhan Elang Deni yang kami temui di halaman Keraton pada hari kamis 8 November 2018.

Dari kemeriahan Pasar Malam Muludan yang terletak di alun-alun keratin kami juga melihat antusiasme masyarakat untuk mengenal lebih jauh tentang sejarah Keraton Kasepuhan dengan mengunjungi Museum Pusaka yang dalam bulan Maulid mengalami peningkatan 100% ini semakin menambah kemeriahan. Dan puncak dari kemeriahan tersebut ditutup dengan Upacara Panjang Jimat yang diadakan di bangsal Keraton yang merupakan tradisi turun-temurun dari Sultan-sultan terdahulu dengan penuh makna akan kebesaran Nabi Besar Muhammad SAW.

Pasar Malam Muludan Kota Cirebon

Comment