by

Perkumpulan Setia Indonesia Bersama AHF Indonesia, Siapkan Hari AIDS SEDUNIA 2018 di Indramayu dengan tema” Saya Berani, Saya Sehat” Keep The Promise !

 

Indramayu, rakyatnusantara.co.id – Ikatan Wartawan Media Online ( IWO ) mengadakan briefing dengan Setia Indonesia dalam rangka persiapan Hari AIDS Sedunia, Sabtu (24/12/2018) di Sekretariat DPD IWO Indramayu. Briefing ini merupakan persiapan awal yang dilakukan Setia Indonesia untuk memperingati hari AIDS Sedunia (HAS) pada tanggal 1 Desember 2018

Tahun ini, tema Nasional HAS 2018 adalah “Saya berani, Saya Sehat”. Tema tersebut memang sangat relevan diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mensukseskan pencegahan penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) yaitu penyebab terjadinya kumpulan gejala peinyakit yang disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh yaitu Aqcuuired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS).

AHF merupakan organisasi AIDS global terbesar yang sudah melakukan program pencegahan HIV/AIDS dan treatment di 42 negara salah satunya adalah Indonesia. Di Indonesia, AHF bermitra dengan lima LSM lokal yaitu Perkumpulan Setia Indonesia di Kabupaten Indramayu, Yayasan Resik Purwakarta, Matahati Foundation Pangandaran, Yayasan LAYAK Jakarta, dan PKBI Jakarta. Tahun 2018 ini, AHF Indonesia akan memusatkan Peringatan Hari AIDS Sedunia 2018 di Indramayu Provinsi Jawa Barat dengan Perkumpulan Setia Indonesia sebagai mitra ditunjuk untuk mensukseskan acara tersebut.

Karyono, SH, Program Manager dari Setia Indonesia yang juga, sebagai ketua panitia memaparkan “Pada kesempatan ini saya sampaikan puncak peringatan Hari AIDS Sedunia ditanggal 1 Desember 2018 akan dilaksanakan di Alun – Alun Pendopo Indramayu, kami tidak hanya mengadakan seremonial acara hiburan saja. Di dalam kegiatannya akan di isi dengan banyak kegiatan seperti test HIV bagi masyarakat populasi kunci yang akan dibantu oleh petugas dari Dinas Kesehatan Indramayu, Parade Budaya asli Indramayu seperti Singa Depok, Tari Topeng, Kebo Ngamuk, Kostum Carnaval karya warga Indramayu, dan budaya lain seperti Tari Lengser, Barongsai, Marching Band. Selain itu kita juga melibatkan akademisi dari perguruan tinggi yang ada di Indramayu untuk melakukan kampanye pencegahan HIV/AIDS oleh mahasiswa se Indramayu, stand ekspo, Rolling Thunder oleh komunitas otomotif, music rakyat, music reage, dan yang paling utama adalah akan ada dakwah keagamaan yang rencananya akan di isi oleh Kang Yukie vokalis Pas Band. Adanya dakwah keagamaan ini kita selaraskan dengan visi Indramayu REMAJA yaitu Religius, Maju, Mandiri, dan Sejahtera. Kegiatan ini juga rencannya akan dibuka oleh langsung Bupati Indramayu” Tambah Karyono, SH.

“Tema yang akan kita usung sesuai dengan tema nasional yaitu Saya Berani, Saya Sehat dan slogan Keep The Promise. Makna berani ditema tersebut yaitu untuk mengurangi risiko penularan virus HIV dengan cara mendorong kesadaran

Toujuan pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS adalah untuk mewujudkan target Four Zero pada 2030, yaitu: 1. Tidak ada lagi penularan HIV, 2. Tidak ada lagi kematian akibat AIDS, dan 3. Tidak ada lagi stigma dan diskriminasi pada orang dengan HIV AIDS (ODHA), dan 4. Tidak ada lagi Kopulasi kunci baru. Terkait pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, ada beberapa hal yang harus dilakukan yaitu.
1. Dengan tidak melakukan perilaku seks berisiko atau narkoba suntik.
2. Bila sudah pernah melakukan perilaku berisiko, lakukan tes HIV segera.
3. Bila tes HIV negatif, tetap berperilaku aman dari hal-hal yang berisiko.
4. Bila tes HIV positif, selalu gunakan kondom saat berhubungan seksual, serta
patuhi petunjuk dokter dan minum obat ARV, agar hidup tetap produktif.
5. Jika bertemu ODHA, bersikap wajar dan jangan mendiskriminasi atau memberikan cap negatif, dan berikan dukungan.
6. Jika berinteraksi dengan ODHA, jangan takut tertular, karena virus HIV tidak menular baik itu melalui sentuhan, keringat, maupun berbagi makanan. HIV hanya menular melalui cairan kelamin dan darah.(KKP)

media briefing hari AIDS sedunia

Comment