by

SDN Babakan Kareo melakukan Renovasi 2 Ruang Kelas

MAJALENGKA, rakyatnusantara.co.id – Untuk melahirkan generasi penerus bangsa berkualitas yang mandiri dan mampu bersaing di era globalisasi seperti saat ini, diperlukan tindakan nyata salah satunya dengan memberikan pendidikan yang terbaik kepada para peserta didik. Hal ini dikatakan oleh Dudin Haerudin, S.Pd selaku Kepala SDN Babakan Kareo, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka. Menurutnya, Keberhasilan dalam mengelola SDN Babakan Kareo ini tidak lepas dari dukungan semua pihak, seperti dari para orang tua murid melalui komite sekolah, pemerintah, dewan guru dan stake holder lainnya. “Tanpa dukungan mereka, mustahil sekolah ini berdiri dan berprestasi seperti sekarang ini,” tegas Dudin.

Ia mengatakan, kesungguhan dan ketulusan tenaga pengajar dari 5 orang PNS serta 4 orang TKS dalam memberikan mapel kepada para siswa-siswinya sudah tidak diragukan lagi. Terbukti siswa-siswi di sekolah ini telah mampu meraih berbagai prestasi yang menjadi kebanggaan bagi sekolah, guru, orang tua dan juga siswa itu sendiri. Bahkan juara yang diraih oleh siswa tidak hanya di tingkat Kecamatan Rajagaluh dan Kabupaten Majalengka saja, namun hingga Propinsi Jawa Barat dalam ajang lomba renang dan pencak silat. Kemudian meraih Juara 2 Dongeng Sunda Tingkat Kabupaten dan banyak mendali yang diperoleh di tingkat kecamatan. SDN Babakankareo saat ini memiliki sebanyak 118 peserta didik.

Dudin menjelaskan bahwa di tahun 2018 ini, SDN Babakankareo telah mendapatkan bantuan dari pemerintah berupa dana DAK senilai Rp.142 juta yang digunakan untuk renovasi 2 ruang kelas yang mengalami kerusakan parah terutama pada bagian atas gedung sekolah.

Di tempat dan waktu yang sama pula, Hali selaku komite sekolah menambahkan, setelah di renovasinya 2 ruang kelas tersebut para guru maupun siswa saat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar tidak lagi khawatir atap gedung ambruk. Para siswa mengaku senang dan nyaman saat proses KBM berjalan. Namun demikian, lanjut Hali, jajaran dewan guru masih membutuhkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Majalengka khususnya sarana dan prasarana penunjang masih belum maksimal, diantaranya kekurangan 1 ruang kelas, pemagaran untuk keamanan siswa agar tidak berlarian di jalan. Dan juga ada 4 lokal ruang kelas yang kondisinya tidak layak, seperti kusen pintu/jendela banyak yang keropos dimakan rayap serta tembok/dinding sudah pada ambrol. (Adi Mukti)

Comment